[Short STAYCATION] – Artotel Yogyakarta Kaliurang

judul postingan kali ini short staycation di atotel yogyakarta kaliurang

Kalau boleh dibilang, staycation kali ini sebenernya basi (banget), karena udah lebih dari 6 bulan tahun baru ditulis. Yup, dan kenapa saya tulis ‘Kaliurang’, karena saat ini Artotel sudah bikin 1 hotel baru lagi, gantiin Aston – lupa namanya apa.

Saya juga tulis short staycation, karena memang hanya 1 malam saya ‘mencicip’ disini.

Sebelumnya soal makanan saya pernah ikut breakfast buffetnya, silakan klik link ini. Makanan breakfast buffet (non pandemic edition) enak semua; dan kali ini saya harus puas breakfastnya diantar ke kamar, dan hanya bisa pilih satu macam ☹

Dibilang baru, Artotel Kaliurang ini nggak termasuk yang paling baru, tapi memang untuk konsep hotel kekinian kayanya Artotel ini berhasil mempelopori. Ketika tahun 2019 dia buka, saya sudah gatel banget pengen nyobain hotel ini – tapi selalu kalah dengan hotel lainnya (dari sisi keinginan saya dan suami). Apalagi kalua diingat-ingat, pernah ikut andil dalam interior Artotel ini (kursi rotan yang ada di restorannya buatan kantor saya :P)

Kamarnya unik, sama kesannya seperti saat saya masuk Greenhost Hotel, nuansanya rotan-rotan juga.

Saya sengaja minta kamar yang menghadap ke Jalan Kaliurangnya, supaya berasa di tengah kota. Pendapat saya mungkin sedikit bias, karena terakhir staycation lumayan nyaman banget (di hotel lain) jadi kalau disuruh bandingkan, rasanya artotel ini kurang begitu membekas.

Mas suam bawa kerjaan pula saat staycation ini, jadi tambah berkurang esensi liburannya. Kami juga akhirnya di kamar saja, karena untuk makan (selain breakfast) atau jajan kami mengandalkan ojek online. Letaknya yang tepat di jantung jalan kaliurang, membuat kami selalu tidak kehabisan ide mau pesan apa – karena apa saja dekat!

Saat kami menginap juga kebetulan sedang ada pameran mini di lobi, yang membuat kami jadi foto-foto sebentaran.

Proses check in nya simple, tetap musti pakai PeduliLindungi, dan tidak khawatir karena breakfast tidak dicampur di resto, melainkan diantar ke kamar. Untuk kami yang doyan makan, tentu saja ini cukup menyedihkan. Kami diminta pilih Indonesian style atau Western style breakfast; kami tentu pilih yang kedua dan kami dapat sosis, baked beans, serta sayuran yang di grill sedikit. Oh ya, sepertinya ada mashed potato juga.

Sedikit saja nih hasil jepret-jepret sekedarnya, dan cukup mencentang Artotel dari list hotel di Jogja yang pengen kami coba. Selanjutnya, kayanya tinggal sedikit, nih!

Tinggalkan Balasan