Day15 – Favorite Instagram Account (#BPN30dayBlogChallenge)

Instagram masih menjadi popular sosmed ya sekarang, jauh mengalahkan facebook yang rajanya sosmed.

Saya sempat hiatus beberapa saat dari Instagram, karena saya merasa banyak gak manfaatnya mainan instagram. Terutama juga karena Instagram candu banget sih! Rasanya kalo gak buka Instagram barang sebentar, saya mulai merasa ‘something missing’. Usut punya usut, rasa itu namanya FoMO, Fear of Missing Out. Takut gak update, takut gak paham kabar temen gimana, takut dibilang “masa sih gak ngerti berita itu? Kan lagi hits banget di IG!”. Lepas dari Instagram, saya ke Twitter. Dari twitter juga saya dapat beberapa akun Instagram yang feedsnya oke, gak cuma oke dari segi visual, tapi juga storytelling dan pembawaannya. Insightnya, cara pikirnya, dan apa yang dia bagikan adalah bermanfaat.

Balik ke Instagram lagi, saya langsung follow beberapa diantaranya:
  • Alexander Thian (@amrazing); yang ini gak perlu dibahas banyak lah ya, dari kemarin rasanya sudah banyak promoin koh Alex 😀 saya pribadi suka gaya cerita dan berbagi ilmunya. Baik itu fotografi, ilmu bermasyarakat (manners), maupun ilmu menghadapi hidup (cailahhh). Postingan terbaru koh Alex (yang lagi halan-halan dan kerja):

https://www.instagram.com/p/Bq3_-G4BiRk/

  • Ario Pratomo (@sheggario); mas satu ini saya langsung follow begitu saya lihat cuitannya tentang podcast. Kebetulan saat itu saya masih maju mundur mau bikin podcast atau nggak, eh lihat mas Ario di twitter. Dengerin semua seri podcastnya, langsung follow di IG juga.

  • Mada Riyanhadi (@madariyanhadi); sekitar sebulan yang lalu ketemu face to face, di salah satu acara di almamater kampus. Sebelum itu saya memang sudah follow mas Mada sih, apalagi kalau bukan karena #madewithstories-nya yang super insightful. Belakangan, pembahasan yang diangkat baik di twitter ataupun instagram juga asyik, kok!

  • Rezha Sahhilny Amran (@amranrezha); bapak satu ini, saya gak sengaja ketemu saat lagi scrolling di LinkedIn. Beliau pernah nulis di blognya, ‘how to build personal branding’. Saya langsung memutuskan untuk follow, ketika saya baca blognya dan saya merasa “wah ini cara nulisnya enak dan gampang dipahami, nih!”. Dibalik profesinya yang ‘kantoran banget’, beliau sering juga sharing soal content di IG.

View this post on Instagram

Kreatifitas lekat banget sama perusahaan swasta, pekerja seni, desainer, fotografer, filmmaker dan lain-lain, dan para birokrat identik sama kekakuan, rigiditas nan feodal. Habis #ngobroldigital sama temen-temen dari berbagai lini government se-Jogja, lagi-lagi how to optimize their digital assets, dan salah satu problem mereka adalah bikin environment-nya melek digital. Bidang digital, akrab banget sama yang namanya kreatif, dan ide kreatif itu muncul dengan banyak diskusi dan berpikir dari berbagai arah, termasuk ide dari bawah. Udah ga zamannya lagi semuanya harus ditentukan dari atas, ruang untuk kreatif itu bisa dan harus dibikin. Ki Hajar Dewantara said: Setiap Orang adalah Guru, dan Setiap Tempat adalah Sekolah. Bisa kok dari birokrasi berubah jadi #birokreatif, birokrasi yang kerja kreatif, menciptakan ide-ide besar dan solutif. Use Creativity to change Society. #ngontenpositif #karyapositifku #atthemof

A post shared by rezha sahhilny amran (@amranrezha) on

  • TirtoID (@tirtoid); mungkin satu-satunya portal berita yang saya follow. Mudah dimengerti karena sering buat infografis menarik dan informatif, kontennya juga menurut saya gak menggulirkan opini untuk lebih condong ke kubu politik manapun.

  • Nucha Bachri (@nuchabachri); langsung jatuh hati dengan suaranya dan pendapatnya soal pernikahan sekaligus parenting ketika denger podcast #CurhatBaBu bareng suaminya, mas Ario (lihat poin kedua). Potret seorang ibu dengan dua anak perempuan yang menurut saya millenials sekali, tapi juga gak sampai yang terlalu ‘wah’ dalam parenting.

  • Nita Sellya (@nitasellya); kepincut follow ketika direkomendasikan sama koh Alex. Diluar itu, teh Nit ini sering bahas soal pernikahan/relationship, trip-trip asyik, gaya berpakaian, dan lainnya. Saya suka banget kesederhanaannya teh Nit. Gak ada yang dibuat-buat, ketika difoto ataupun kesehariannya.

  • Falla Adinda (@adindafala); seorang dokter dengan kepolosannya dalam beropini. Gak ada yang disugarcoat-in. A working mom with a son yang dengan kesehariannya aja bisa tetap menyemangati netizen untuk berolahraga. Visually pleased; walau lebih keliatan karakternya ketika di twitter.

  • Fellexandro Ruby (@fellexandro); saya sebelumnya gak menemukan akun mas Ruby ini dengan sendirinya. Gara-gara dengerin podcastnya bareng mas Ario juga, saya akhirnya follow mas Ruby. Melihat-lihat (lebih tepatnya kepo) tentang highlightsnya. Kemudian nyesel gak follow dari dulu, hahaha! Sering sharing soal kehidupan, yang banyak ‘nampol’nya juga.

https://www.instagram.com/p/BqHqSp6Bk1Q/

  • 9gag (@9gag ); gak asyik ya, setelah sembilan akun di atas keren-keren, terakhir saya malah tulis 9gag. Nyesel? Sudah kehabisan akun bagus? Oh tentu tidak. 9gag ini sumber kebahagiaan alami sesungguhnya. Saya kenal 9gag sudah lama, dan selalu terhibur. Sudahlah follow saja, agar ke-receh-anmu tidak hanya sebatas Indonesia 🙂

Setelah saya bebersih following, dan follow beberapa akun berfaedah (seperti sepuluh akun yang sudah saya ceritakan ini), saya jadi makin nyaman main instagram. Gak ada tuh perasaan negatif yang dulu saya rasakan. Gak ada juga alasan FoMO atau menghabiskan waktu hanya untuk scroll halaman explore IG. Yang ada saya malah jadi semangat berkarya, entah itu dalam platform blog, podcast, maupun keseharian pekerjaan saya. Penting juga ternyata bebersih following IG! 😉

3 Replies to “Day15 – Favorite Instagram Account (#BPN30dayBlogChallenge)”

  1. Saya juga suka sama Instagramnya @nuchabachri awal tau dia karena perjuangan , dgn suaminya utk punya anak, keren sekali 🙂 btw salam kenal ya mba

    1. Betul mba, saya awalnya pengikutnya mas Ario sih, terus baca-baca blognya tentang TTC Journey-nya, malah jadi penasaran sama mba Nucha! 😀
      Salam kenal juga mba 🙂

  2. […] Setelah puas menelaah instagrammer favorit kemarin, sekarang kita beralih membahas siapa sih youtuber favorit saya? Sejujurnya, I’m not into youtube so much. Bahkan, kuota youtube 10GB setiap bulannya yang disediakan provider saya, gak pernah habis. Paling hanya terpakai setengahnya. Lho kok? Karena saya nonton youtube biasanya hanya saat senggaaaang banget. Selebihnya, paling banyak kuota terpakai untuk WhatsApp, Instagram, Twitter, dan WordPress But hey I still have some favorite channel on youtube, lho! […]

Tinggalkan Balasan