Mudik, sudah siap?

Berusaha untuk tidak terpancing bikin postingan tentang ‘kehilangan’, mengingat apa yang terjadi hari ini. Indonesia lost one great woman and mother. Rest in peace, Ibu Ani, thank you for showing your greatest woman power and love to your family.

Well, move to another hip topic of this week, it’s about….mudik trip!

Seberapa excited kamu tahun ini untuk mudik? Saya sih cukup excited, mengingat tahun ini menjadi tahun pertama saya mudik ke ibukota, dan juga pertama kali ngajak mas suam mudik.

Yaa, saat yang lain heboh mudiknya ke arah timur pulau Jawa, kami malah heboh ke arah barat pulau Jawa. Ke ibukota, pula. Yang katanya bakal sepi kalau lagi lebaran. Well, let’s prove it!

Nah, sebelum akhirnya mudik, ada beberapa hal-hal esensial yang harus dipersiapkan (in my opinion).

Pertama, dengan cara apa kamu akan mudik?

Apakah menggunakan kendaraan pribadi? Berarti segala persiapan kendaraan penting banget, tuh. Cek kondisi mesin, accu, tekanan dan kondisi ban (termasuk ban serep), rem, dan jangan lupa simpan kontak montir andalan yang bisa dihubungi untuk tanya-tanya kalau kondisi mendadak darurat di jalan. Alamat lokasi bengkel, penting juga dipertimbangkan. Yang gak kalah penting, jangan memaksakan beban kendaraan, ya! Ingat, tujuan utamanya adalah sampai dengan selamat dan sehat walafiat.

Lain halnya kalau kalian memutuskan untuk menggunakan transportasi umum. Berarti, persiapan harus jauh lebih awal. Tiket pesawat bisa dipesan kira-kira 6bulan sebelum hari H keberangkatan. Tiket kereta api, 3bulan sebelum. Kalau tiket kapal laut, belum tahu saya 🙁 hiks. Tiket bis AKAP juga sekarang sudah bisa dipesan secara online. Setelah pesan tiket, pastikan itinerary. Itu lho, daftar agenda perjalanan. Berangkat tanggal berapa, stay dimana, sampai tanggal berapa, dan pulangnya juga. Beli lah langsung tiket PP (pulang-perg

i atau return). Pertimbangan lainnya adalah transportasi selama di tempat mudik. Apakah akan sewa kendaraan? Atau pinjam kendaraan saudara? Atau transportasi online? Your choice, tapi dipersiapkan juga dananya, ya.

Sekarang, ketika persiapan transportasi sudah. Lanjut ke persiapan lainnya, yaitu ya packing.

Nah, ada hacks mengenai lebaran, nih. Kalau kalian tim beli baju baru, pastikan belanja di tanggal-tanggal ‘aman’ sepanjang bulan Ramadan. Hindari belanja di tanggal yang terlalu mepet dengan hari keberangkatan mudik. Kalau bisa belanja di weekdays, skip saat weekend. Kalau biasanya harus nunggu THR, pakai uang tabungan untuk belanja lebih awal juga gapapa. Ketika THR datang, gantian ditabung. Meminimalisir terjadinya kehebohan sebelum mudik, plus supaya baju barunya bisa dicuci terlebih dahulu sebelum dipakai. 

 

Packinglah yang cermat dan tepat. Kalau kiranya akan stay lebih dari 5 hari, berarti pertimbangkanlah untuk bawa baju yang berbahan cepat kering. Karena ada kemungkinan kalian akan mencuci di tempat mudik. Kalau kurang dari 5 hari, ya bawa baju secukupnya. Bawa hanger juga supaya baju yang baru dipakai sebentar bisa diangin-anginkan. Jangan lupa pakai metode gulung baju sebelum memasukkan ke tas/koper. Bawa mini iron atau catokan rambut yang aman untuk menyetrika kilat.

Weits, jangan sampai skip peralatan ibadah, ya! Kadang terlalu fokus di baju, lupa hal yang penting.

Tiket sudah, baju aman, hmm apa lagi nih?

Pikirkan barang dan hal yang akan kalian tinggalkan sementara saat mudik.

Hal ini mencakup, binatang peliharaan, peralatan elektronik, tanaman favorit, dan tempat tinggal. Booking baik-baik pet hotel, kalau memang tidak ada teman yang bisa dititipkan hewan peliharaanmu. Pastikan kamu sudah riset dengan baik pet hotel itu, dan harganya sudah cocok. Pertimbangkan membawakan makanan kesukaan peliharaanmu, plus juga mainan favoritnya agar ia tidak mudah stress. Selalu pastikan dua kali sebelum mengunci pintu rumah, tentang alat elektronik yang kalian tinggalkan di rumah. Mengganti lampu dengan versi otomatis bisa jadi pertimbangan supaya rumah tidak terlihat gelap. Kulkas sebaiknya tidak dimatikan, kecuali memang sudah tidak ada isinya. Pompa air, AC, kipas, dan charger ataupun colokan lain, pastikan sudah tercabut dari stop kontaknya. Kalau diperlukan, pasang CCTV dan download aplikasinya di smartphone supaya bisa memantau rumah selama ditinggal. Jangan tinggalkan barang berharga; pakai fitur Save Deposit Box atau bahkan, digadaikan dulu. Relatif lebih aman, dan nyaman saat meninggalkan barang tersebut. Meninggalkan kendaraan bermotor di rumah? Titipkan ke teman/saudara yang tidak mudik, atau bawa masuk kendaraan bermotor ke dalam rumah (hanya berlaku untuk motor saja, ya). Parkir di ruang tamu atau ruang tengah rumah. Beri kunci tambahan. Terakhir, selalu ramah ke satpam komplek atau petugas keamanan di sekitar rumah. Minta tolong mereka untuk bantu menjagakan rumah, serta tinggalkan kontakmu agar mereka mudah menghubungi apabila terjadi sesuatu.

Siap berangkat, nih?

Nah, kalau benar semua persiapan di atas sudah dilakukan, berarti sekarang adalah persiapan last-minute sebelum berangkat.

Pastikan badan fit sebelum bepergian jauh. Kalau kalian harus menyetir atau mengendarai kendaraan pribadi, tidur cukup dan konsumsi vitamin supaya tetap fresh di perjalanan. Jangan pernah paksakan kondisi badan sebelum berkendara jauh, kalau memang harus ditunda satu hari yang penting fit, why compromise? Sepanjang perjalanan pun, kalau memang lelah dan mengantuk, berhentilah dulu di rest area untuk power nap. Supaya badan cepat fresh dan gak ada cerita mengantuk berat. Buat yang kiranya belum paham medan yang dilalui nantinya, silahkan persiapkan peta (elektronik atau cetak) di tempat yang mudah dijangkau tapi tidak mengganggu. Yang bawa anak kecil, pastikan ada mainan, obat emergency, dan snack yang cukup sepanjang perjalanan. Ingat, terus menerus pegang smartphone di perjalanan bisa membuat pusing dan mual, lho (motion sickness). Ajari anak untuk belajar hal baru di perjalanan, ataupun bermain mainannya yang aman. Hindari snack berbahan dasar cokelat, karamel, atau susu. Terlalu banyak dikonsumsi sepanjang perjalanan berpotensi membuat perut eneg.

Terakhir, consider membawa buah tangan untuk sanak saudara di tempat mudik! Karena mereka pasti sudah menanti kehadiran dan kedatangan mereka, pasti akan sangat berkesan dengan sedikit buah tangan dari kalian.

So… if all above are already checked, let’s go! Happy mudik trip, stay safe arriving destination! Mwah!

Tinggalkan Balasan