Staycation – LOKAL Hotel & Resto Jogja

Di bulan Juli lalu, akhirnya saya dan suami akhirnya menyempatkan diri untuk Staycation di Lokal Hotel. Walau sudah terlambat ditulisnya karena saya gak bakat jadi reviewer, semoga tulisan ini masih bisa relate buat dibaca.

Gimana, gimana? Merasakan bulan-bulan tanpa tanggal merah, aman? Walau gak ada tanggal merah, saya dan mas suam tetap pengen merasakan liburan walau hanya sebentar. Dan voilaa! Jadilah bulan lalu kami staycation di hotel di Jogja. Dibilang pengen liburan, pasti ya.. siapa sih yang gak pengen refreshing sehingga bisa bekerja tanpa suntuk? Kami merasa di 2019 ini tahunnya local staycation. Nginep-nginep manja di sekitaran rumah, aja. Pun saya yang penasaran sama beberapa hotel yang katanya ikonik banget di Jogja. So, di #Staycation kedua 2019 ini, kami menginap di.. LOKAL Hotel&Resto Yogyakarta.

Hotel satu ini saya udah incer untuk staycation dari tahun 2015/2016, lho.. pokoknya saat hotel ini lahir, saya udah langsung membatin, “haduh pengen rasanya nginep disitu tapi nunggu halal deh”. Dan jadilah di Juli 2019 ini keturutan. Kesan saat sampai di Lokal ini, homey banget ya.. ngerasa kaya gak di daerah Jembatan Merah-Gejayan gitu.. as if lagi nginep di kota lain. Kami datang sekitar jam 3 sore (late check in I know) karena satu dan lain hal banyak urusannya. Disambut dengan gemercik air dari kolam renangnya yang…sayang sekali gak kami icip sedikitpun karena gak sempat 🙁

Proses check in-nya cepet, gak perlu nulis form banyak gitu, dan suasananya relatif tenang walau informasi receptionistnya saat itu full booked.

Oya, ada deposit juga 100-200k, negotiable and refundable. Buat jaga-jaga aja gitu kali kita pesen makanan tapi lupa bawa cash. Kami kebagian kamar lantai 3, memang gak booking Mezzanine-nya sih, sayang ya? Hehe sesuaikan budget juga sih 😀 Gak ada lift, tapi gak berasa naik 2 lantai juga, karena tangganya santai aja gitu.. Dianter sama mas resepsionisnya dan ditunjukkan fasilitas kamar, yang super warm banget suasananya.

Apa yang pertama dilakukan? Tentu saja melahap snack yang disediakan 😀 Kece bangets lho Lokal ini, ada toples kecil berisi snack yang menurut saya sih khas dan small things but matter. Plus di kulkasnya juga disediakan beberapa snack yang akhirnya jadi teman kita saat nonton film di kamar. Teringat beberapa kali staycation belakangan (ada 2 yang gak saya review karena.. biasa aja) si mas suam selalu merengek beli snack buat dicemil. Alhamdulillah dengan adanya snack bawaan dari Lokal ini, bisa menekan budget 😀 Plus, ada welcome drink dari mereka yang bisa di redeem dari check in sampai jam 10 malam di restorannya.

Langsung deh, malamnya setelah makan malam diluar hotel, kita redeem welcome drinknya sambil duduk-duduk manis di restonya.

Terus nyesel kenapa gak makan di restonya sekalian aja 🙁 Vibenya enak banget deh beneran nyaman. Beberapa spot foto hits dan khas Lokal juga beneran lucu buat foto-foto.

Kalau dibaca review Lokal Hotel ini, banyak yang mengagumi keempukan kasurnya. Well, menurut saya kasurnya memang empuk dan nyaman; serta gede banget. Biasanya double size bed kan ukuran 180x200cm ya, ini kayanya disediain ukuran 200x200cm, jadi makin berasa nyaman. Selain itu si ranjang juga berperan sih, model ranjangnya gak kaya yang lain (banyak sisi kayunya), jadi gak gampang ‘mentok’ per pegas kasurnya. One thing I should highlight for the room is, the TV placement. Karena mungkin keterbatasan ukuran kamar, otomatis jarak antara TV dan tempat tidur jadi dekat, dan akhirnya bikin saya ngerasa ‘too close’ aja gitu. Penempatan media cable TVnya (box channel antena dsb) juga ‘hanya ditaruh’ dibelakang bracket TV, jadi bisa kelihatan berantakan kalau dilihat dari samping. Berusaha buat gak compare dengan staycation sebelumnya yang walau kamarnya kecil tapi bisa menata interiornya pas plus masih ada jendela untuk lihat ke area luar (even hanya atap rumah penduduk) but at least gak ngerasa gelap. Anyway, kamar mandinya besar! Terus berasa homey aja gitu dan bersih karena interiornya didominasi warna putih. Konsep yang paling kami sukai: bar belakang tempat tidur! Asik buat bikin kopi malam atau pagi hari sambil nonton yang tidur 😀

Keesokan paginya, kami ikut breakfast di Lokal Resto dan berkesempatan bertemu beberapa tamu hotel lainnya.

Walau full booked, beneran nyaman dan gak ganggu berisiknya lho. No wonder some guests are comfortable take their baby and toddler. Oh ya, ternyata konsep breakfastnya gak all you can eat gitu. Yang bebas diambil ada cereal, bread, and omelette. Minumnya ada coffee tea, fresh juice dan jamu. Untuk main coursenya ada pilihan di daftar menunya. Makanan lokal banyak, makanan western juga ada. Mas suam pesan mie goreng+chicken satay (yang ternyata enyaaak) while me ordered omelette apa yang dikasih sayuran gitu. Ala Itali sepertinya, rasanya creamy gurih gituu. Mungkin buat saya yang biasa sarapan porsi besar, agak kurang sih dari segi porsi, tapi ya gapapa lah wong sudah bolak balik ambil roti&cereal! Hahaha teteup!

Setelah sarapan, kita hunting foto di spot foto-foto restorannya Lokal. Jepret sana sini lah, sampai ditawarin salah satu tamu hotel juga buat fotoin (yang dengan malu akhirnya saya tolak, asli malu banget soalnya). Oiya di resto ini juga ada cemilan-cemilan kecil gitu, dan seperhatianku, setiap hari variasinya diganti, cute sekalii! 😀

Verdict: Lokal hotel&resto asyik banget dinikmati keluarga kecil muda, yang liburan di Jogja dan pengen deket nginepnya dari daerah utara-UGM-concat, tapi gak pengen di pusat kotanya. Ini hotel kan deket sama Hartono Mall juga ya, so lumayan lah kalau mau ngemall juga. Nyaman, quiet, dan so-homey!

Sudah pernah coba? Let me know if you have different experience!

salam dari dua tembem!

Tinggalkan Balasan